Husband on Duty!

dari awal banget kami menikah, ga pernah seharipun saya dan suami ga ketemu. palingan ga ketemu ya pas kita masing2 berangkat kerja. as cliche as it sounds, suami adalah orang yang pertama kali saya lihat ketika saya bangun pagi dan siang, pun menjadi orang yang terakhir saya lihat di penghujung hari. vice versa. setidaknya itu sampai kemarin. karena pagi ini saya bangun, saya tidak mendapati suami saya di sisi kiri tempat tidur. *mewek. iya, sejak kemarin suami sedang dinas luar. gak main2, dinas luar kali ini suami akan berkeliling di indonesia timur. sorong, makassar, kendari dan samarinda. dengan durasi sekitar 2 mingguan. *exhale-inhale.

sebelum menikah, suami memang sering banget kebagian dinas luar. hampir semua propinsi di indonesia, dari ujung barat sampe ujung timur, telah didatangi. setelah menikah, dinas luarnya sering diserahkan ke staffnya. alasannya sih, i love spending time with my dearest wife, hihihi *kemudian muntah berjamaah πŸ˜€

cuman untuk yang dinas luar kali ini, yang merupakan salah satu top project of the year, pak suami ga bisa nyerahin semua sama staff2nya. jadi ya, beberapa; baca: hard-core area, dijalanin sendiri sama beliau. sebagian lain diserahkan kepada staffnya. pak suami sendiri udah sounding perihal dinas ini udah cukup lama. sebelum tahun baru malah. udah nguatin hati bakal ditinggal agak lama, tapi tidak sekarang2 ini..

tidak disaat jakarta lagi banjir,

tidak disaat cuaca sedang labil jaya,

tidak disaat ac di rumah sedang bermasalah,

tidak disaat kpr lagi ribet2nya,

tidak disaat saya lagi pms.

and on top of everything else, not in  a week prior to my birthday. *mewek deuy mamaaaak 😦

kemudian suami bilang, ini bagian dari pekerjaan. yang harus ikhlas dijalani. seberat apapun itu. dan sayapun mengiyakan. harus ikhlas. kan suami kerja untuk kebaikan kami berdua ya.

***

kemarin malam, saya mengantar suami ke terminal kampung rambutan. pesawat jam 12 malam akan membawanya ke sorong. saya ternyata lebih kuat dari yang saya kira. i didn’t cry, i must be proud of myself. pukul 12 lebih dikit, saya terbangun. tampungan sementara ac yang bocor sudah penuh. biasanya suami yang akan membereskan πŸ™‚ . pagi tadi, saya hanya menyiapkan 1 kotak bekal makan siang. bukan 2. untuk saya sendiri. tak lama berselang setelah saya tiba di kantor, suami mengirim pesan beliau sudah berada di sorong dengan selamat.Β  alhamdulillah.

semoga semua urusan dimudahkan dan dilancarkan ya pak suami. cepet pulang ya… istrinya ini lho udah kangen berat, seberat badannya πŸ˜€

us
there’s something in the way, you look at meeeee *nyanyi πŸ˜€
Advertisements

2 thoughts on “Husband on Duty!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s