Keeping My Feet on The Ground

kegiatan yang sering saya dan suami lakuin bareng kalo pas suami off adalah belanja bulanan. selain kruntelan ya 😀 . iya saya seneeeng kalo belanja sama suami. istri plincess tinggal lenggang kangkung, tunjuk sana tunjuk sini, ada suami siaga yang bawain dan bayarin belanjaan bererot. seru deh. kadang sambil diselingi pembicaraan2 absurd tapi penuh makna *duileh* kayak gini:

1. lokasi: deretan susu formula bayi

suami : ya ampuuun susu ini sekotak udah dua ratusan ribu lebih. dulu waktu masih di alfamart kayaknya masih seratusan ribu gitu deh..

istri : ya kan inflasi suami *kalem*

suami : mahal ya susu…

istri : ya kan susunya mengandung asupan zat2 yang dibutuhin baby mungkin. klaimnya kan ada yang bisa meningkatkan kecerdasan anak gitu lho, suami..

suami : kalo soal klaim nambah kecerdasan, suami kok percaya ga percaya ya. eh tau ga, dulu suaminya ga pernah dikasih susu. tapi dikasih air tajin. bisa lho jadi kayak sekarang..

istri : iya deh iya..

2. lokasi : deretan daging, ayam & ikan

istri : suami, suami.. besok kalo kita punya anak tiap hari dikasih makan salmon ya. kayak gini nih *sambil nunjukkin salmon*

suami : boleh, tapi jangan tiap hari ya. mahal liat tuh harganya.

istri : ya kan biar anaknya pinter suami *nada bicara udah naik 2 oktaf*

suami: suaminya lho dulu waktu kecil lho makan nasi sama sarimi 1 dimakan orang se rumah. makan pake telor juga mungkin sebulan sekali. ayam setaun sekali, pas lebaran. mana kenal dulu sama salmon.

istri : lha emang suami ga pengen apa anaknya pinter. *ngambek*

suami : ya tentu pengen tho istri. orang tua mana sih yang ga pengen anaknya pinter. tapi ya ga usah terlalu memaksakan diri. beli susu mahal. makan salmon tiap hari. semampunya kita aja. bukan berarti suami mau ngasih minum air tajin ke anak ato ngasih makan pake mie doang. enggak. udah  cukup suami aja yang ngalamin. sebagai orang tua kelak, kita memang wajib memberikan yang terbaik. tapi ga harus sampe maksain diri toh?

istri : *diem, menunduk malu & merenung*

***

itu suami saya yang bicara. suami saya yang dulu minumnya air tajin instead of susu mahal, yang dulu makannya mie bermsg instead of salmon bukanlah siswa mediocre kayak saya. dari jaman sd, smp, sma, kuliah cukup sering berprestasi. beberapa piagam menumpuk di rumah surabaya. yang paling membanggakan tentu saja menjadi delegasi wakil jawa timur dalam konferensi anak nasional, juara 1 ta-nya dikti, deretan nem tertinggi se surabaya, bahkan dapet beasiswa dari salah satu universitas di new zealand pas lulus sma. tapi ga diambil karena keterbatasan biaya. semacam pengingat bahwa kecerdasan apalagi masa depan bukan ditentukan oleh yang mahal2 itu. memberikan yang terbaik bukan berarti memaksakan diri melebihi kemampuan. inget dan catet baik2 itu santi! 😀

hei husband, thank you for always keeping my feet on the ground. maafkan istri ini ya, yang suka sok tau dan sok pinter gara2 kebanyakan baca parenting2an di internet. lucky me for having you as daily personal reminder. i adore you! always *kecup*

with the one, who always keeps my feet on the ground :D
with the one, who always keeps my feet on the ground 😀
Advertisements

23 thoughts on “Keeping My Feet on The Ground

  1. Eh Mbak San, itu di jari jempol ada berapa? Semua buat suami deh… 🙂

    Edisi anak pintar sekarang kan digembar-gembor iklan, makan ini minum itu biar pintar… Lah orang dulu macam Albert Einstein ya gak konsumsi itu juga pinter… 🙂 Memang jurus marketing membuat kita beriman pada statement yang mereka buat… Tapi ya tetaplah beriman kepada suami… Hehehe…

    • couldn’t tell you how grateful i am for having this man as husband.
      membumiiiiii.. kemudian melengosin forum2 parenting yang kadang suka lebay kata suami 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s