Elisya dan Anemia Aplastik

Gadis cilik itu bernama Elisya Agustin Indallah. Biasa dipanggil Elisya. Hari ini sudah hampir 2 bulan gadis manis itu meninggalkan teman-teman bermainnya dan bangku sekolahnya di kelas 4 SD Negeri Cisarua Sukabumi untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan  di Bandung. Tepatnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Saya sendiri mulai mengenal Elisya lewat komunitas volunteering saya @Blood4LifeID.  Saat itu ada permintaaan darah AB+ yang cukup banyak dan terus menerus. Setelah menghubungi pendamping pasien, kakak Elisya yang bernama Rizki, akhirnya diperoleh informasi bahwa Elisya menderita Anemia Aplastik.  Menurut Wikipedia, Anemia Aplastik adalah suatu kondisi di mana sumsum tulang tidak lagi bisa memproduksi sel darah baru.

Screenshot_2015-03-17-13-33-03
Elisya dan Rizki. taken from Rizki’s twitter 😀

Awal gejala dari anemia aplastik Elisya adalah kulit yang mudah sekali memar dan gatal. Selain itu kaki juga terasa pegal sekali. Awalnya Elisya dibawa ke Puskesmas, tapi tak kunjung sembuh. Jumat, 6 Februari 2015, Elisya pingsan saat sedang di toko buku. Akhirnya Elisya dilarikan ke RSUD Samsudin, Sukabumi. Setelah melewati serangkaian test darah, diketahui trombosit Elisya hanya 3,000/mm3, jauh dari angka normal 150,000-450,000/mm3. Dengan kondisi trombosit yang sedemikian rendah, Elisya sering muntah darah. Kemudian,  ditarik kesimpulan untuk kasus Elisya, komponen darah yang sudah tidak bisa diproduksi adalah trombosit. Selanjutnya, Elisya dirujuk ke RS Hasan sadikin Bandung untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Elisya harus membutuhkan tranfusi darah untuk bertahan hidup. Atau dengan kata lain, transfusi seumur hidup. Padahal menurut PMI jumlah pemilik darah AB terhitung langka di Indonesia, kurang dari 7 % dari jumlah penuduk di Indonesia.  Selain tranfusi seumur hidup, salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk kesembuhan Elisya adalah dengan pencangkokan sumsum tulang belakang. Dari penjelasan salah satu dokter, pencangkokan tersebut bisa dilakukan di Singapura, dengan biaya sekitar 400 juta rupiah..

Dengan kondisi keuangan keluarga yang bisa dikategorikan kurang  mampu, ayah Elisya seorang sopir, ibunya  Ibu Rumah Tangga, sedangkan Rizki sendiri adalah seorang mahasiswa tuna netra semester 4, Universitas Islam Nusantara, yang bekerja serabutan sebagai pianis salah satu cafe hotel di Bandung dan menjadi tenaga pengajar di Yayasan Prima Darma Persada Bandung, SLB Al Hikmah Bandung, SLB Miftahul Fallah Bandung dan  SMP Dewi Sartika Bandung, praktis seluruh biaya pengobatan di RSHS saat ini ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Meskipun terbentur biaya yang sangat besar, Riski sangat ingin meringankan sakit sang adik, dengan mencari donatur untuk pencangkokan tulang belakang. Beberapa pesan pendek dari Rizki inilah yang membuat saya memberanikan menulis ini.

Screenshot_2015-03-17-13-20-51

Screenshot_2015-03-17-13-21-35

Semoga di luar sana ada teman2 dermawan yang tergerak hatinya untuk bisa memberikan bantuan finansial agar pencangkokan sumsum tulang belakang Elisya bisa terlaksana. Jika teman2 ingin membantu, bisa langsung menghubungi Rizki langsung ya. Berikut detailnya:

Contact Person: Muhamad Rizki Ramdani

HP: 082240 449871

Facebook : Muhammad Rizki Ramdani Ziwanztone

Twitter    : @RZiwanztone

Email       : iky.ziwanztone@gmail.com

ps:

* jika ada yang mau reblog atau men cc post ini ke seleb tweet boleh banget ya teman2. di link ke medsos teman2 atau media massa boleh banget ya. thank you for spreading out 😀

** nulis ini sambil mbrebes mili akunya 😦

Advertisements

58 thoughts on “Elisya dan Anemia Aplastik

  1. Haduh, berat sekali ujian mereka :(. Semoga mereka bisa melalui ini semua :huhu.
    Mereka adalah orang-orang yang kuat.
    Saya izin twit postingan ini ya Mbak :)).

  2. Reblogged this on danikurniawan and commented:
    Barangkali ada yang berbaik hati mau menolong Elisya yang menderita Anemia Aplastik bisa langsung menghubungi kontka berikut:
    Contact Person: Muhamad Rizki Ramdani

    HP: 082240 449871
    Facebook : Muhammad Rizki Ramdani Ziwanztone
    Twitter : @RZiwanztone
    Email : iky.ziwanztone@gmail.com

  3. Mba santi…Mungkin ada yg punya kenalan orang trans 7.bs diusulkan tayang di program hitam putih.krn smalam di hitam putih…mrk bs membantu org2 yg butuh bantuan untuk biaya pengobatan. Dan mrk mampu mengumpulkan donatur untuk meringankan beban org2 tersebut.
    Mba…ijin repost ke teman2..mungkin ada yg punya link ke trans 7.

  4. Reblogged this on desywu and commented:
    Hanya membayangkan bahwa dia mungkin adik, saudara atau bahkan anak kita. Mari gerakkan tangan membantu peri kecil ini. Stay strong dear :*

  5. Reblogged this on The Foot Steps… and commented:
    Semoga di luar sana ada teman2 dermawan yang tergerak hatinya untuk bisa memberikan bantuan finansial agar pencangkokan sumsum tulang belakang Elisya bisa terlaksana. Jika teman2 ingin membantu, bisa langsung menghubungi Rizki langsung ya. Berikut detailnya:

    Contact Person: Muhamad Rizki Ramdani

    HP: 082240 449871

    Facebook : Muhammad Rizki Ramdani Ziwanztone

    Twitter : @RZiwanztone

    Email : iky.ziwanztone@gmail.com

  6. Salam kenal,

    Saya sangat terharu membaca blog ini, apalagi setelah tau Elisya ternyata sudah berpulang.
    Semakin sedih hati saya, karena anak saya tercinta juga mengalami penyakit ini.
    Anak saya umur 9 tahun lebih, perempuan.

    Mohon jika ada pembaca yang tau mengenai informasi Yayasan Anemia Aplastik di Indonesia,
    Saya ingin bergabung, berbagi informasi, supaya rasanya saya tidak sendirian menghadapi ini.

    Contact saya 087780033177,

    Terima kasih banyak mba Shanti untuk kesempatan nya.

    • salam kenal pak suwella. maaf untuk yayasan anemia aplastik, saya belun tau. tapi kemarin awalnya almh elisya akan dibantu operasi pencangkokan oleh salah satu yayasan sosial. nanti saya sms ya Pak.

      • Makasih banyak atas reply nya mba Santi,
        Semoga masih ada harapan untuk putri saya,
        Saya tunggu informasinya ya mba,

        Btw saya mamanya… 🙂

    • dear mba eva,
      elisya nya sudah berpulang, mbak. mendoakan semoga mbak eva diberikan kekuatan melawan anemia aplastik dan kesembuhan sesudahnya. aamiin 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s